BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan pentingnya sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Menurut Fairid, kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam setiap program pembangunan.
"Kami percaya, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk melahirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya mewujudkan kota yang sehat dan menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan," ujar Fairid Naparin, Rabu, 24 September 2025.
Lebih lanjut, Fairid Naparin menjelaskan bahwa pemerintah kota telah menjalin komunikasi yang intensif dengan DPRD Kota Palangka Raya untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Selain itu, program-program pengentasan kemiskinan juga menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan.
"Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar mereka. Dengan dukungan dari DPRD, kami yakin program-program ini dapat berjalan lebih optimal," tambahnya.
Fairid Naparin berharap, sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Dengan demikian, Kota Palangka Raya dapat menjadi contoh daerah yang sukses dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
"Mari kita bersama-sama membangun Kota Palangka Raya yang lebih baik, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan kerja sama yang solid, kita dapat mewujudkan visi kota yang kita impikan," pungkasnya. (PATHUR/j)









