BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus memantau perkembangan situasi terkait kenaikan debit air di beberapa wilayah.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini fokus pada dua lokasi utama yang menunjukkan peningkatan signifikan.
Lokasi pertama yang menjadi perhatian adalah Jalan Petuk Katimpun, yang terletak di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya. Di wilayah ini, ketinggian debit air terpantau mencapai 14 sentimeter di atas permukaan jalan.
Selanjutnya, BPBD juga memantau kondisi di Jalan Danau Ragas, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. Di lokasi ini, ketinggian debit air mencapai 13 sentimeter di atas permukaan jalan.
"Meskipun demikian, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi masih terpantau normal," katanya, Rabu, 24 September 2025.
Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah dampak yang lebih besar akibat kenaikan debit air.
BPBD Kota Palangka Raya akan terus memperbarui informasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi yang tinggal di sekitar wilayah yang terdampak kenaikan debit air," pungkasnya. (PATHUR/j)









