BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Proyek rehabilitasi Pelabuhan KP3 di Kuala Kapuas menunjukkan kemajuan signifikan. Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, didampingi oleh Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas, telah melakukan pengecekan langsung di lokasi pada Rabu, 24 September 2025 untuk memantau progres pekerjaan yang saat ini sudah mencapai 48%. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan pelayanan di pelabuhan tersebut.
Menurut Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Rio Adrianto, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi. Keterlibatan Kejaksaan Negeri juga menjadi bagian dari pengawasan agar proyek ini terlaksana dengan transparan dan akuntabel..
Proyek rehabilitasi ini merupakan pekerjaan tahap pertama. Rio menjelaskan bahwa tahap ini mencakup pembangunan pondasi, lantai, dan sistem penerangan. Meskipun gambarannya secara keseluruhan belum bisa diungkapkan, ia memastikan bahwa pekerjaan yang sedang berlangsung sangat krusial untuk struktur dasar pelabuhan.
"Tahap pertama ini direncanakan selesai dalam tahun ini," ungkapnya.
Namun, rehabilitasi Pelabuhan KP3 tidak akan berhenti di sini. Rio menambahkan bahwa pekerjaan akan dilanjutkan pada tahun 2026 untuk menyelesaikan seluruh proyek.
Sementara itu, mengenai akses masyarakat setelah tahap pertama selesai. Banyak masyarakat yang penasaran dengan tampilan akhir pelabuhan dan apakah masyarakat sudah diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas tersebut setelah pekerjaan tahap 1 selesai.
Menanggapi hal tersebut, pihak Dishub Kapuas menyatakan bahwa setelah tahap pertama selesai, masyarakat sudah diperbolehkan untuk mengunjungi dan menggunakan fasilitas yang telah diperbaiki.
Dengan kemajuan yang telah dicapai dan rencana kelanjutan di tahun berikutnya, rehabilitasi Pelabuhan KP3 diharapkan akan menjadi salah satu proyek infrastruktur yang sukses di Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/y)









