KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jalan IR PHM Noor, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, pada Rabu dini hari, 24 September 2025. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, api mulai dilaporkan sekitar pukul 04:13 Wita. Tim gabungan langsung bergerak cepat untuk memadamkan api yang berkobar.

Proses pemadaman berlangsung dari pukul 05:00 hingga 06:34 Wita. Berbagai pihak terlibat dalam penanganan, termasuk Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalop) PB Kota Banjarmasin, Disdamkarmat, serta BPK/PMK gabungan, emergency gabungan, dan masyarakat sekitar. Dengan sumber air yang memadai di lokasi, tim berhasil mengendalikan api tanpa kendala berarti di lapangan.

Menurut laporan resmi Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, kebakaran ini menghanguskan beberapa bangunan. Bangunan yang terdampak meliputi Paud Amanah Ilahi dan beberapa pertokoan yang disewakan. 

"Selain itu, kantin SDN Pelambuan 4 juga mengalami kerusakan ringan akibat jilatan api," ungkapnya.

Adapun data pemilik bangunan yang terbakar adalah Saleh, yang memiliki satu kepala keluarga dengan tiga jiwa, dan Rosita alias Ita, yang merupakan pemilik bangunan ruko dan paud. Akibatnya, mereka kehilangan tempat tinggal dan usaha. 

"Saat ini, BPBD sedang melakukan pendataan untuk memberikan bantuan lebih lanjut kepada para korban," tambahnya.

Penyebab pasti dari kebakaran ini belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan. Pihak berwajib masih terus mengumpulkan data dan bukti di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab terjadinya musibah ini. Kerugian materiil diperkirakan cukup besar.

Pasca-pemadaman, halaman SDN Pelambuan 4 tergenang air sisa proses pemadaman. Salah satu relawan, Hali, menyebutkan bahwa pembuangan air tidak berjalan dengan lancar, menyebabkan genangan yang cukup parah. 

Kondisi ini membuat pihak sekolah terpaksa meliburkan siswa dan menggantinya dengan kegiatan belajar secara daring.

Namun, situasi genangan tidak berlangsung lama. Menurut Hali, genangan air sudah berhasil dibuang sepenuhnya oleh beberapa mesin BPK.  "Air sudah clear dibuang," ucapnya. (SABRIANOOR/y)