BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar tiga kegiatan dalam satu rangkaian acara demi efisiensi anggaran.
Kegiatan tersebut adalah Launching Inovasi Sistem Terintegrasi Administrasi Kependudukan Secara Digital (SISEGA), Forum Konsultasi Publik, dan Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan Tahun 2025.
Acara berlangsung di Pangkalan Bun pada Rabu, 24 September 2025, dengan dihadiri sekitar 200 peserta yang berasal dari desa, kelurahan, media massa, serta instansi terkait.
Plt Kepala Disdukcapil Kobar, M. Tengku Aqil Nor, mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan strategis dalam peningkatan layanan administrasi kependudukan di Kobar.
“Launching SISEGA ini sekaligus merupakan pemberian nama inovasi yang langsung dari Bupati Kotawaringin Barat. Sistem ini dirancang untuk mempercepat, mempermudah, dan mengefektifkan pelayanan adminduk kepada masyarakat,” ujar Aqil.
Ia menjelaskan, Forum Konsultasi Publik digelar agar masyarakat dapat memberikan saran dan masukan dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan.
“Melalui forum ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya dokumen adminduk sekaligus membuka ruang dialog. Dengan begitu, kendala yang dihadapi desa maupun kelurahan bisa kita pecahkan bersama,” jelasnya.
Selain itu, Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan tahun 2025 juga menjadi wadah untuk membahas strategi serta merancang solusi atas berbagai tantangan pelayanan adminduk di tingkat lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Kobar turut menghadirkan narasumber dari Kabupaten Wonogiri. Aqil menilai, inovasi layanan adminduk yang dilakukan Wonogiri patut dijadikan referensi.
“Inovasi di Wonogiri luar biasa. Maka dari itu, kami mengundang mereka untuk berbagi materi. Harapannya, layanan adminduk di Kobar bisa terlaksana semakin baik dengan mencontoh keberhasilan daerah lain,” kata Aqil.
Ia juga menambahkan, Pemkab Kobar telah menyediakan empat unit alat cetak dokumen adminduk yang ditempatkan di kecamatan. Fasilitas ini, menurutnya, akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kependudukan.
“Dengan adanya perangkat di kecamatan, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Pangkalan Bun untuk mencetak dokumen. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan kepada warga,” tutup Aqil. (DANANG/y)
FOTO :
Launching SISEGA Digelar Bersamaan Forum Konsultasi Publik dan Rakor Adminduk 2025
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







