BORNEONEWS, Bandung - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata masih menjadi primadona dan sangat diminati untuk diserap industri.
Hal ini, menurut Widiyanti, disebabkan sektor pariwisata Indonesia mengalami peningkatan yang didukung oleh pertumbuhan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia, sehingga menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang masif.
"Potensi kesempatan mencari pekerjaan sangat baik. Pariwisata kita sedang meningkat pesat, dengan kenaikan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia sekitar 10 persen ini jadi opportunity (peluang) yang besar," kata Widiyanti.
Lebih lanjut, Widiyanti juga menyoroti tren baru di kalangan lulusan pariwisata yang tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga bertransformasi menjadi pencipta kerja (job creator). Ia mengambil contoh kesuksesan lulusan Poltekpar NHI Bandung dalam bidang kuliner yang menjadi bukti nyata dari pergeseran ini.
"Fakta yang membanggakan, lebih dari 30 persen wisudawan dari Poltekpar ( Politeknik Pariwisata) NHI Bandung kini memilih menjadi entrepreneur. Mereka membangun usaha mandiri, khususnya di bidang kuliner dan F&B (makan minum)," katanya.
Fenomena ini, menurut Widiyanti, menunjukkan bahwa pendidikan pariwisata modern telah berhasil mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha.
"Jadi, kesimpulannya, kesempatan bekerja untuk SDM pariwisata masih sangat baik sekali. Baik untuk berkarier di industri yang sudah mapan, maupun untuk merintis usaha sendiri," katanya.
Karena itu, Widiyanti mengatakan pemerintah juga terus menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata untuk menjawab tantangan global dan memaksimalkan potensi destinasi yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.
Hal itu, salah satunya dilakukan dengan penguatan lembaga pendidikan vokasi seperti Poltekpar di NHI Bandung serta adopsi standar kompetensi tingkat regional, menjadi strategi utama untuk memastikan lulusan siap bersaing di kancah internasional.
Adapun perkembangan pendidikan vokasi pariwisata di Poltekpar saat ini, kata Widiyanti, menunjukkan lonjakan signifikan minat untuk menempuh pendidikan di bidang pariwisata serta pertumbuhan sektor pariwisata nasional.
"Minat Gen Z untuk mendaftar di Politeknik Pariwisata itu masih sangat tinggi. Dari enam Politeknik Pariwisata di bawah naungan kementerian, kami menyiapkan sekitar 3.600 posisi. Yang luar biasa, pendaftarnya mencapai lima kali lipat lebih banyak. Ini sinyal kuat bahwa generasi muda melihat masa depan cerah di industri ini," katanya menambahkan.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga mengamanatkan agar 599 mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung yang resmi diwisuda Rabu ini, agar siap jadi penggerak ekosistem pariwisata.
Menurut Widiyanti, prosesi wisuda tahun ini yang mengusung tema "Leading the Future of Sustainable Tourism from Campus to Global Impact" jangan jadi sekadar seremoni pelepasan, tetapi juga momentum deklarasi kesiapan generasi muda pariwisata Indonesia menghadapi tantangan global.
"Bayangkan, hari ini bukan hanya 10 pemuda seperti kata Bung Karno, tapi 599 pemuda-pemudi dari Tanah Pasundan siap mengguncang dunia pariwisata Nusantara dan mancanegara dengan semangat dan ide-ide yang maha dahsyat. Kalian garda terdepan penggerak ekosistem pariwisata berkelanjutan," kata Widiyanti dalam sambutannya di Kampus Poltekpar NHI Bandung.
ANTARA









