BORNEONEWS, Pangkalan Bun-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Pokja Bunda PAUD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Kobar.
Acara ini dihadiri Kepala Disdikbud Kobar, Muhammad Alamsyah, Bunda PAUD Kobar Atikaningsih Suyanto, serta Bunda PAUD dari enam kecamatan dan perwakilan desa serta kelurahan se-Kobar.
Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud Kobar Muhammad Alamsyah menegaskan peran penting Bunda PAUD dalam menggerakkan masyarakat, menginspirasi orang tua, serta mendorong partisipasi berbagai pihak untuk mendukung layanan PAUD.
“Kehadiran Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga desa bukan hanya simbol, melainkan motor penggerak agar anak-anak usia dini memperoleh haknya atas layanan pendidikan yang layak, menyenangkan, dan berkualitas,” ujarnya, Rabu, 24 September 2025.
Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jerih payah dan ketulusan para Bunda PAUD yang telah berkontribusi besar dalam mendidik anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa.
Alamsyah menyampaikan bahwa, pihaknya terus berupaya mendukung tenaga pendidik PAUD, khususnya non-ASN, melalui insentif bulanan serta beasiswa pendidikan dari program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
"Beberapa tahun ini kita sudah memberikan insentif sekitar Rp500 ribu per bulan kepada tenaga pendidik PAUD non-ASN. Selain itu, di beberapa daerah kita juga bermitra dengan pihak ketiga, dan kami berharap aparatur desa maupun kelurahan dapat menyisihkan (Alokasi Dana Desa) ADD atau Dana Desa (DD) untuk mendukung pendidikan PAUD,” jelasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kobar Atikaningsih Suyanto memberikan apresiasi kepada seluruh Bunda PAUD kecamatan, kelurahan, dan desa yang telah berkontribusi dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Mulai dari mengedukasi orang tua, mendorong transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, hingga memastikan hadirnya PAUD berkualitas di setiap pelosok desa.
“Semoga seluruh Bunda PAUD tetap menjadi teladan dan inspirasi masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak, menuju generasi emas Indonesia 2045,” ungkapnya.
Dari kegiatan ini, Bunda PAUD Kecamatan Pangkalan Banteng, Anita Sulistiani, dan Bunda PAUD Desa Keraya, Ardawati, terpilih untuk melanjutkan ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.(NURITA/R)









