PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyoroti penanganan tiang listrik yang roboh akibat hujan deras dan pohon tumbang di jalur lintas Tangkiling–Palangka Raya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut sangat berbahaya karena kabel listrik yang terendam air berpotensi menimbulkan korsleting hingga membahayakan nyawa warga.

“Kabel yang masih dialiri arus listrik bisa menyebabkan konslet, apalagi jika terendam air. Ini berisiko besar bagi masyarakat,” ujar Khemal dengan nada tegas, Rabu, 24 September 2025.

Politisi Golkar ini mendesak PLN agar tidak menunda perbaikan dan segera menegakkan kembali tiang listrik yang roboh.

Menurutnya, PLN memiliki tanggung jawab penuh terhadap keselamatan masyarakat karena fasilitas tersebut adalah bagian dari layanan publik vital.

“Jangan sampai ada korban dulu baru bergerak. PLN harus segera turun ke lapangan, lakukan perbaikan, dan pastikan jaringan listrik aman bagi warga,” tegasnya.

Khemal meminta masyarakat untuk sementara waktu lebih waspada saat melintas di jalur tersebut, terutama pada malam hari atau ketika cuaca buruk melanda. 

“Keselamatan harus diutamakan. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi jalan dan cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya.(MARINI)