BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan musik gerejawi melalui penyelenggaraan diklat pelatih musik gerejawi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 22 hingga 26 September 2025, dan diikuti oleh 30 peserta dari lima kecamatan.
Dibuka langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya S Menong, acara ini juga dihadiri oleh pengurus LPPD Kabupaten Gunung Mas dan Ketua LPPD Kalimantan Tengah, Dr Guntur Talajan. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya mencetak pelatih yang terampil dan profesional untuk mendukung pelayanan musik gerejawi yang berkualitas.
"Pelatih yang andal akan menjadi ujung tombak dalam membina jemaat dan memperkaya liturgi gereja melalui musik. Kegiatan ini sejalan dengan visi Gunung Mas Emas 2045, yang menargetkan masyarakat maju, sehat, cerdas, dan mandiri," katanya dalam rilis pada Kamis, 25 September 2025.
Diklat ini mengusung tema Training of Trainer (TOT) Musik Gerejawi dan Pelatih Vokal Solo. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif dari narasumber nasional, yakni Untung Siahaan dan Ibu Linda, yang didatangkan langsung dari Jakarta.
Kehadiran Kabid Bimas Kristen Kalteng, Mimi, turut menambah bobot kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Gunung Mas dalam memperkuat kapasitas pelatih musik gerejawi di daerah.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Gunung Mas menyerahkan 12 unit organ kepada LPPD Pesparawi di 12 kecamatan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan musik gerejawi dan memperluas jangkauan pelayanan ke seluruh lapisan masyarakat. (TESTI PRISCILLA/j)









