BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Kabupaten Gunung Mas menggelar diklat pelatih musik gerejawi sebagai upaya mencetak pelatih yang profesional dan siap melayani. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh peserta dari lima kecamatan.
Ketua LPPD Kalteng, Guntur Talajan menyebutkan bahwa diklat ini mengusung konsep Training of Trainer atau TOT, yang bertujuan agar peserta tidak hanya mampu melatih, tetapi juga membina pelatih lain di daerah masing-masing.
"Kami berharap peserta tidak hanya mampu melatih, tetapi juga membina pelatih lain di daerah masing-masing," kata Guntur pada Kamis, 25 September 2025.
Narasumber nasional seperti Untung Siahaan dan Linda memberikan materi pelatihan yang mencakup teknik vokal solo, kepemimpinan musik, dan pengelolaan tim paduan suara. Materi ini dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta sebagai pelatih.
Sementara itu Bupati Gunung Mas, Jaya S Menong, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatih musik gerejawi adalah bagian penting dari pelayanan rohani. Ia berharap para peserta dapat menjadi pelatih yang inspiratif dan berdampak positif bagi jemaat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabid Bimas Kristen Kalteng, Mimi yang memberikan dukungan moral dan teknis terhadap pelaksanaan diklat.
Ia menyatakan bahwa pelatihan ini akan memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membina masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gunung Mas menyerahkan 12 unit organ kepada LPPD Pesparawi di 12 kecamatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat sarana musik gerejawi dan meningkatkan kualitas pelayanan di tingkat lokal.(TESTI PRISCILLA)









