KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Dishub Kabupaten Kapuas telah menggelar pertemuan penting untuk membahas peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi.

Plt. Kepala Bidang Pelayanan Dishub Kalteng, Ahmad Isnaeni bersama Kepala Kantor Wilayah Alfin Syahrin, memimpin audiensi dengan Bupati Kapuas, Wiyatno yang turut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas.

Fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah pentingnya memberikan perlindungan dasar bagi para penumpang transportasi, terutama penumpang kapal di wilayah perairan. 

Peningkatan perlindungan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat, sehingga mendorong pertumbuhan sektor transportasi.

Selain itu, pertemuan ini juga membahas upaya konkret untuk meningkatkan PAD melalui sektor transportasi. Diskusi mencakup berbagai strategi, mulai dari penertiban retribusi hingga optimalisasi pengelolaan aset-aset transportasi daerah.

"Peningkatan PAD ini penting untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Kapuas," ungkap Bupati Kapuas, M Wiyatno, Kamis, 25 September 2025.

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas strategi sosialisasi terkait KKP No. 1 Tahun 2022. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan semua pihak, baik operator transportasi maupun masyarakat, memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku, demi terciptanya sistem transportasi yang tertib dan aman.

Rangkaian kegiatan ini tidak hanya berhenti di ruang audiensi. Plt. Kepala Bidang Pelayanan Dishub Kalteng bersama jajarannya melanjutkan kunjungan ke dua pelabuhan penting di Kabupaten Kapuas, yaitu Pelabuhan Danau Mare dan Pelabuhan Mandomai.

Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi operasional di lapangan dan mengidentifikasi potensi yang bisa dikembangkan lebih lanjut. (SABRIANOOR/R)