BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur M Yamin menerima penghargaan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mencegah penyimpangan pengelolaan keuangan desa serta pengelolaan koperasi desa dan kelurahan.
Penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) dan diserahkan kepada Bupati M Yamin pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Koperasi Desa Merah Putih Adhyaksa Tahun 2025, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis, 25 September 2025.
Bupati M Yamin dalam keterangannya menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan Kejaksaan Agung itu. Ia menegaskan bahwa pengawasan dana desa menjadi prioritas utama dalam membangun transparansi dan akuntabilitas.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Barito Timur yang berkomitmen menjaga tata kelola desa yang baik. Kami akan terus bersinergi dengan kejaksaan agar dana desa benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” kata Yamin.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peluncuran Program Jaksa Garda Desa, serta penandatanganan PKS antara para bupati/walikota dengan kepala kejaksaan negeri se-Kalimantan Tengah. Kesepakatan itu dinilai sebagai tonggak penting kolaborasi antara pemerintah daerah dan kejaksaan dalam memperkuat tata kelola desa sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, dalam sambutannya menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.
“Saat ini Koperasi Merah Putih telah terbentuk 100 persen di seluruh desa dan kelurahan di Kalteng, totalnya mencapai 1.542 unit. Kami berharap dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Pusat, baik dari sisi permodalan, peningkatan SDM, maupun pengembangan usaha koperasi,” ujar Agustiar.
Ia menambahkan, penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam menciptakan koperasi yang maju, mandiri, dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Kalimantan Tengah yang Berkah, Sejahtera dan Bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.
Acara ini turut dihadiri Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad P. Balombo, Staf Khusus Mendagri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Hoirrudin Hasibuan, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Reda Manthovani, Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, unsur Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan juga dirangkai dengan Pasar Murah yang menyediakan 1.000 paket sembako bagi masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









