PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda, memberikan apresiasi atas komitmen Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah yang kembali menghadirkan inovasi di bidang teknologi pendidikan.

Apresiasi ini diberikan terkait penambahan fitur baru pada aplikasi PENA Kalteng yang kini dilengkapi dengan menu pemantauan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Wengga Febri Dwi Tananda, yang juga merupakan Ketua Fraksi Gerindra, menilai bahwa langkah Disdik Kalteng ini merupakan bentuk nyata dukungan daerah terhadap program nasional, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas gizi peserta didik di sekolah.

“Saya sangat mengapresiasi Komitmen Gubernur H Agustiar Sabran dan Dinas Pendidikan Kalteng yang telah menghadirkan inovasi ini. Aplikasi PENA dengan fitur pemantauan MBG tidak hanya mempermudah pengawasan, tapi juga menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program, ini yang pertama di Indonesia,” ujar Wengga, Jumat, 26 September 2025.

Ia menilai bahwa penggunaan teknologi sebagai alat kontrol program merupakan langkah tepat dan efisien.

Aplikasi PENA Kalteng sebelumnya telah digunakan sebagai platform data pendidikan, administrasi sekolah, serta komunikasi antara satuan pendidikan dan dinas.

Dengan penambahan fitur MBG, aplikasi ini kini menjadi lebih komprehensif dalam mendukung kebijakan pendidikan dan kesehatan siswa. Fitur ini memungkinkan sekolah untuk melaporkan pelaksanaan MBG secara real-time.

Laporan tersebut mencakup data jumlah siswa penerima, menu makanan, serta dokumentasi pendukung. Hal ini akan sangat membantu dalam evaluasi dan pengambilan kebijakan lebih lanjut.

Wengga menambahkan bahwa inovasi ini merupakan langkah maju dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa di Kalimantan Tengah.

Wengga juga mendorong dinas-dinas lain untuk turut berinovasi dalam mendukung program-program pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Saya menekankan pentingnya kolaborasi antara pusat dan daerah agar tujuan pembangunan dapat tercapai lebih cepat," pungkasnya. (PATHUR/j)