BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Purdiono, mengusulkan agar jalan penghubung antara Buntok dan Palangka Raya diberi nama Jalan Cristian Simbar.
Usulan ini muncul sebagai aspirasi dari tokoh masyarakat di Barito Timur dan Barito Selatan, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa tokoh tersebut.
Purdiono menegaskan bahwa usulan ini bukan atas nama pribadi, melainkan sebagai representasi dari harapan masyarakat yang ingin mengabadikan nama Cristian Simbar. Hal ini didasari oleh peran penting Cristian Simbar dalam sejarah terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah.
Cristian Simbar dinilai sebagai tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam memperjuangkan pemekaran Kalteng dari Kalimantan Selatan pada masa lalu. Perjuangan tersebut tidaklah mudah, melainkan diwarnai dengan berbagai dinamika dan tantangan yang kompleks.
“Jangan sampai kita melupakan sejarah, Cristian Simbar sudah mendahului kita, tapi perjuangan dan kegigihannya tetap hidup dalam ingatan masyarakat,” tegas Purdiono, Jumat, 26 September 2025.
Ia menekankan pentingnya menghargai sejarah dan jasa-jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Legislator dari Fraksi Golkar ini menyampaikan bahwa proses administrasi pengusulan nama jalan tersebut sudah diajukan secara resmi ke instansi terkait.
Ia berharap agar proses ini dapat segera dipercepat sehingga pengakuan terhadap jasa-jasa Cristian Simbar dapat lebih nyata dirasakan oleh generasi sekarang.
Purdiono menambahkan bahwa pemekaran Kalteng dari Kalsel bukanlah hal yang mudah, melainkan melalui perjuangan yang panjang dan bahkan diwarnai dengan pengorbanan.
"Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenang sejarah dan menghargai jasa-jasa para tokoh yang telah berjuang demi terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/j)









