PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan tinggi, Alifiah Nurachmana melaksanakan kegiatan Visiting Lecturer dan Praktisi Mengajar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada 23–25 September 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama strategis antara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR) dan FKIP Universitas Lambung Mangkurat.

"Program ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Implementasi of Arrangement (IA) yang telah ditandatangani oleh Dekan FKIP UPR, Dr Rinto Alexandro, dan Dekan FKIP ULM, Prof Sunarno Basuki," kata Alifiah kepada Borneonews pada Jumat, 26 September 2025.

IA tersebut bertujuan untuk mendorong pertukaran akademisi, kolaborasi riset, serta peningkatan mutu pembelajaran melalui kehadiran praktisi dan dosen tamu lintas kampus.

Selama empat hari pelaksanaan, Alifiah Nurachmana terlibat aktif dalam berbagai sesi kuliah, diskusi akademik, dan forum berbagi pengalaman bersama mahasiswa dan dosen ULM.

"Materi yang disampaikan mencakup Linguistik dan Subdisiplin Linguistik," tutur Alifiah.

Kehadiran Alifiah disambut antusias oleh sivitas akademika ULM. Para mahasiswa menyatakan bahwa sesi kuliah yang dibawakan memberikan perspektif baru dan relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini. Sementara itu, dosen ULM menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam membangun jejaring akademik yang produktif dan berkelanjutan.

Dekan FKIP ULM, Prof Sunarno Basuki, menyampaikan apresiasi atas komitmen FKIP UPR dalam mendukung kolaborasi lintas kampus. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang saling memperkaya dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia di Kalimantan.

Dengan terlaksananya program Visiting Lecturer ini, FKIP UPR dan FKIP ULM menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berbasis kolaborasi.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dari semangat integrasi akademik antar perguruan tinggi di Kalimantan, demi mencetak generasi pendidik yang unggul dan berdaya saing," tambah Alifiah. (TESTI PRISCILLA/H)