KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kapuas telah menggelar Rapat Ekpose Laporan Pendahuluan Kajian Penyusunan Produk Unggulan Daerah, Jumat, 29 September 2025 di aula Bapperida Kapuas.

Hal ini bertujuan mematangkan strategi hilirisasi dan industrialisasi produk lokal.

Sekretaris Bapperida Kapuas, Maria Zusana, menegaskan pentingnya kesinambungan dari kajian yang sedang dilakukan. Ia mengingatkan bahwa produk unggulan daerah sebelumnya telah disusun pada tahun 2024.

Diketahui fokus kajian produk unggulan daerah tahun 2024 lalu adalah pada sektor pertanian, khususnya padi dan nanas, sehingga kajian yang digelar saat ini dinilai harus mampu memperkuat hasil kajian terdahulu.

“Melalui kajian kali ini, kita berharap dapat memperkuat hasil kajian terdahulu sehingga tidak terjadi tumpang tindih data atau arah kebijakan. Hal ini penting agar program yang dirumuskan bisa diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan,” ungkap Maria.

Pertemuan ini juga menjadi langkah awal dalam memfinalisasi rencana strategis (Renstra) perangkat daerah. Renstra yang tersusun selanjutnya akan ditinjau oleh tim Inspektorat (APIP) pada 1–4 Oktober mendatang. 

Hasil akhirnya diharapkan menjadi panduan pemerintah daerah dalam menyusun strategi pembangunan yang terukur, berbasis data, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kusmiatie, didampingi oleh Sekretaris Bapperida Kapuas, Maria Zusanatalestarie. Acara ini dihadiri oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan BPS Kapuas, perwakilan camat, tim penyusun dari CV. Pijar Mulya Wisesa, serta tamu undangan lainnya. (SABRIANOOR/H)