BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kesehatan pria seringkali luput dari perhatian, padahal banyak gejala yang mengindikasikan adanya masalah serius. Sebuah pemaparan edukatif dari seorang dokter spesialis Andrologi, dr. Jefry Tribowo, Sp.And, menjelaskan bahwa beberapa keluhan umum seperti gairah rendah, mudah lelah, dan cepat marah bisa menjadi tanda-tanda kekurangan hormon penting.
"Gejala-gejala ini tidak boleh diabaikan dan perlu diwaspadai sebagai indikasi kemungkinan kekurangan hormon testosteron," ungkapnya, Sabtu, 27 September 2025.
Selain berperan dalam fungsi seksual, testosteron juga sangat krusial dalam mengatur suasana hati dan kebugaran fisik secara keseluruhan. Kekurangan hormon ini dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup seorang pria, memengaruhi energi, emosi, dan performa harian mereka.
Untuk memastikan kadar hormon testosteron, dr. Jefry merekomendasikan pemeriksaan melalui tes darah di laboratorium. Tes ini merupakan cara akurat untuk mendiagnosis apakah seseorang mengalami defisiensi hormon.
"Prosesnya sederhana, cukup dengan mengambil sampel darah yang kemudian dianalisis oleh laboratorium," jelasnya.
Bagi masyarakat di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah, dr. Jefry memberikan informasi spesifik mengenai tempat pemeriksaan. Ia menyebutkan bahwa salah satu laboratorium terpercaya yang bisa melakukan cek testosteron adalah Prodia. Prodia memiliki beberapa cabang di Kalimantan Selatan, termasuk di Banjarmasin, Martapura, dan Kandangan, yang memudahkan akses bagi warga setempat. Prodia juga ada di Kalteng seperti di Sampit. (SABRIANOOR/j)









