BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama bawang putih dan bawang merah.
Melalui unggahan di media sosial, Bupati menyoroti peran pasar sebagai penyeimbang ekonomi di daerah kabupaten Lamandau.
Bupati menulis, "Cuma ingatin, pasar penyeimbang kita. Bawang putih 30, bawang merah 38. Sampai pelosok Lamandau. Kami akan berjuang buat pangan kita lebih sedikit." Tulis bupati dalam postingan nya, Minggu 28 september 2025.
Pesan ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap para petani dan pedagang yang terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bawang di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Harga bawang putih yang tercatat Rp30 ribu dan bawang merah Rp38 ribu menunjukkan bahwa pasar lokal mampu menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
Bupati juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus berjuang demi menjaga ketahanan pangan hingga ke pelosok Lamandau. Hal ini dilakukan melalui berbagai program dan kebijakan yang mendukung sektor pertanian dan perdagangan lokal.
"Kami akan terus berupaya untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Lamandau. Dukungan terhadap petani dan pedagang lokal adalah kunci untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan," ucap Bupati
Unggahan ini mendapat respon positif dari masyarakat dan berbagai pihak, yang turut mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap isu penting ini. Stabilitas harga bahan pokok diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjaga daya beli di tengah situasi yang penuh tantangan. ( NATALIA KRISTIN)









