BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang warga Asal Purbalinggo, Jawa Timur, Nur Uripto (40) tewas tersengat listrik. Mandor ini meninggal dunia saat mengecek anak buahnya yang sedang mengerjakan pengelasan besi penyangga, Rumah Sakit (RS) Kalampangan.
“Betul ada seseorang yang meninggal dunia tersengat listrik,” ucap Kapolsek Sebangau, Ipda Priyo Mulyono saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (11/11/2016).
Dia menuturkan, peristiwa itu terjadi Rabu (9/11/2016) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, beberapa anak buahnya sedang melakukan pekerjaan pengelasan besi penyangga RS Kalampangan. Mandor yang berdomisi di Kalampangan itu kemudian melakukan pengecekan.
Di tengah banyaknya kabel berserakan, mandor tersebut tidak mengenakan alas kaki. Ketika berjalan, kakinya menginjak bagian kabel yang terbuka. Langsung saja, tubuhnya tersengat aliran listrik. Dua anak buahnya, Ahmad Taufik (23) dan Ahsan (20) mencoba memberikan pertolongan. Namun keduanya justru terpental. Tak berselang lama, korban meninggal dunia.
Dari keterangan saksi, polisi menyimpulkan jika musibah tersebut akibat kelalaian korban. Oleh sebab itu, Kapolsek menghimbau kepada masyarakat ketika sedang bekerja apalagi dihadapkan dengan alat berbahaya, harus dilengkapi dengan pengaman yang cukup. (BUDI YULIANTO/N).








