PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya meminta pemerintah daerah segera mempercepat realisasi belanja daerah dalam sisa waktu tahun 2025 agar perekonomian tetap tumbuh stabil.

Ia mengingatkan bahwa belanja daerah berperan besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang pada triwulan II 2025 tercatat 5,2 persen secara nasional.

“Pada triwulan III tahun ini seharusnya realisasi belanja sudah mencapai 70 persen untuk belanja modal dan barang/jasa serta 75 persen untuk belanja pegawai, sementara pada akhir tahun ditargetkan mencapai 90–95 persen,” ujar Bima Arya dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Senin, 29 September 2025.

Menurutnya, terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan rendahnya realisasi belanja daerah, antara lain keterlambatan penetapan APBD, proses lelang, serta koordinasi SDM yang belum optimal.

Ia menegaskan pentingnya penetapan APBD tepat waktu, percepatan pengadaan, penertiban administrasi dan laporan pertanggungjawaban, serta penguatan peran inspektorat.

Bima Arya menambahkan bahwa dengan langkah-langkah tersebut, manfaat pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat dirasakan masyarakat. (HERMAWAN DP/j)