PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi atau Pesparawi Nasional ke-XIV yang akan digelar pada Juni 2026. Menyambut ajang bergengsi tersebut, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Provinsi Kalimantan Tengah mulai melakukan berbagai persiapan strategis.

Langkah awal dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar pada Senin, 29 September 2025 di Aula Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Tengah. Ketua LPPD Kalteng, Guntur Talajan, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk menyusun strategi dan mematangkan kesiapan kontingen Kalteng dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.

“Pengurus LPPD Kalteng hari ini membahas berbagai aspek persiapan kontingen, mulai dari teknis pelatihan hingga logistik keberangkatan. Kami ingin memastikan bahwa setiap elemen telah dipersiapkan dengan baik,” ujar Guntur dalam sambutannya.

Ia menambahkan, keikutsertaan Kalimantan Tengah dalam Pesparawi Nasional bukan hanya soal partisipasi, tetapi juga membawa misi prestasi dan kebanggaan daerah. Oleh karena itu, LPPD menargetkan hasil terbaik dengan pendekatan yang terencana dan kolaboratif.

Kontingen Kalteng direncanakan mengikuti seluruh kategori mata lomba yang dipertandingkan. Sebanyak 315 orang akan diberangkatkan, terdiri dari peserta dan pendamping. Jumlah tersebut mencerminkan komitmen LPPD untuk tampil maksimal dan menyuarakan semangat kebersamaan serta keunggulan seni paduan suara daerah.

“LPPD akan mempersiapkan kontingen secara maksimal, baik dari sisi vokal, mental, maupun spiritual. Kami berharap Pesparawi 2026 menjadi ajang pembuktian bahwa Kalimantan Tengah mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” tutur Guntur. (TESTI PRISCILLA/j)