PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmen untuk mempercepat serapan anggaran pada sisa waktu tahun 2025.

Hal itu ditekankan setelah mengikuti rapat monitoring dan evaluasi (Monev) realisasi APBD yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual.

“Dari perhitungan itu, diperkirakan akan ada kenaikan signifikan. Kami berharap dalam sisa waktu tiga bulan ke depan, realisasi pendapatan dan belanja dapat mencapai sekitar 90 persen sehingga memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Kepala BKAD Syahfiri dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Senin, 29 September 2025.

Ia menyebutkan bahwa APBD Perubahan 2025 telah mendapat persetujuan DPRD dan segera dihitung kembali realisasinya berdasarkan kondisi terbaru.

Menurutnya, percepatan serapan belanja akan difokuskan melalui penertiban administrasi, penguatan koordinasi, dan percepatan proses pengadaan.

Syahfiri menegaskan bahwa Pemprov Kalteng optimistis capaian realisasi belanja dapat sesuai target nasional, sehingga memberi dorongan nyata pada perekonomian masyarakat. (HERMAWAN DP/j)