PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelatihan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Tahun 2025 menjadi momentum sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran menyebut program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui 8 Program Huma Betang Sejahtera, yang menekankan kearifan lokal dan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran Koperasi Merah Putih adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan Falsafah Huma Betang tetap hidup dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah,” tegas Agustiar seperti dikutip Borneonews pada Senin, 29 September 2025.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI Reda Manthovani menekankan bahwa koperasi ini sudah ditetapkan sebagai program prioritas nasional Presiden yang akan resmi berjalan pada 2026, sehingga perlu dipersiapkan sejak dini.

Hal senada disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) Ahmad Zabadi yang menegaskan bahwa koperasi harus siap bertransformasi digital melalui sistem SIMKOPDES agar tata kelolanya lebih profesional.

“Dana pembiayaan sudah tersedia, namun koperasi harus siap dengan proposal dan rencana bisnis yang baik,” ujar Zabadi. (HERMAWAN DP/H)