BORNEONEWS, Pulang Pisau - Setiap 28 September diperingati sebagai hari rabies sedunia. Di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mengisinya dengan Faksinasi hewan di Puskesmas hewan Rei 3, Senin, 29 September 2025.
drh Riche Victorina menyampaikan, kegiatan Faksinasi ini dilakukan untuk mencegah rabies di Pulpis.
"Penyakit rabies biasanya hewan pembawanya itu, anjing, kucing, kera, dan musang," kata Riche.
Untuk mencegah penularan rabies, lanjut Riche keempat jenis hewan ini nanti diberikan vaksinasi rabies.
Dijelaskan Riche selain rabies, sebenarnya ada macam-macam penyakit lain yang dibawa keempat hewan tersebut, misalnya virus kalisi menyebabkan luka pada tenggorokan dan mulut kucing. Kemudian penyakit panleukopenia yang disebabkan virus parvovirus menyerang anak kucing.
"Namun yang paling mematikan adalah rabies, ditularkan melalui gigitan hewan.namun bisa dicegah dengan vaksinasi rutin," ujar Riche.
Ditambahkan Riche vaksinasi diberikan setahun sekali, dapat dilakukan pengulangan setiap tahunnya.
Vaksinasi rabies kata Riche , dilakukan tidak hanya pada saat permintaan hari tertentu, bisa juga dilakukan di klinik hewan. Namun vaksinasi mandiri biasanya ada biaya yang dikeluarkan, kurang lebih Rp 150 ribu.
Ciri-ciri hewan yang sudah tertular virus rabies jelas Riche, menyerang tanpa sebab, menggigit apa aja yang dia temui, takut air dan cahaya.
Riche menghimbau kepada masyarakat yang punya anjing, kucing dan hewan yang bawa virus rabies, karena virus rabies ini sangat berbahaya.
"Rabies merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, sebaiknya melaksanakan vaksinasi karena rabies sangat mematikan dan tidak ada obatnya," pungkas Riche. (RETHA/H)









