BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) semakin diperkuat dengan keikutsertaan Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, dalam Lomba Apresiasi Bunda PAUD Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.
Kehadiran Bunda PAUD Kapuas dalam ajang provinsi ini bukan sekadar partisipasi, melainkan upaya untuk menunjukkan keseriusan Kabupaten Kapuas dalam menggarap sektor pendidikan pra-sekolah. Kegiatan terssbut sekaligus menjadi wadah untuk mengevaluasi dan mempromosikan inovasi yang telah dilakukan di tingkat kabupaten.
Siti Saniah Wiyatno memaparkan program unggulan yang diberi nama “PELITA”. Nama PELITA merupakan akronim dari Pendidikan Layak Anak Tangguh dan Amanah.
"Program ini dirancang sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung dan merealisasikan kebijakan wajib belajar 1 tahun pra-sekolah yang dicanangkan oleh pemerintah pusat," ungkap Siti Saniah, Senin, 29 September 2025.
Kabupaten Kapuas saat ini memiliki basis layanan PAUD yang cukup luas. Tercatat, terdapat 586 satuan PAUD yang beroperasi di seluruh wilayah kabupaten. Jumlah ini terdiri dari 345 TK (Taman Kanak-kanak), 184 Kelompok Bermain (KB), 4 TPA (Tempat Penitipan Anak), dan 53 SPS (Satuan PAUD Sejenis).
Layanan pendidikan pra-sekolah tersebut melayani total 14.622 anak didik. Operasional dan pengawasan layanan ini didukung oleh 1.414 pendidik dan tenaga kependidikan yang berdedikasi. Data ini menunjukkan bahwa cakupan akses layanan PAUD di Kapuas sudah mencapai angka yang luas dan signifikan.
Meski cakupan layanan sudah luas, Bunda PAUD Hj. Siti Saniah Wiyatno menekankan bahwa kondisi ini menuntut gerakan nyata untuk peningkatan kualitas dan pemerataan akses yang lebih merata.
Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa semua anak di Kapuas tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga mutu layanan yang terbaik. (SABRIANOOR/y)









