PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Air Minum dan Sanitasi Provinsi, Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Tahun 2025 resmi dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung.

Dalam arahannya, Leonard memaparkan strategi pembangunan sektor air minum dan sanitasi yang menjadi bagian dari RPJMD Provinsi Kalteng Tahun 2025–2029.

Ia mengungkapkan target yang ditetapkan antara lain akses rumah tangga perkotaan terhadap air siap minum perpipaan sebesar 50 persen pada 2029, akses sanitasi aman sebesar 20 persen, layanan pengumpulan sampah rumah tangga 40 persen, serta timbulan sampah terolah 23,80 persen.

“Pemerintah kabupaten/kota harus menyediakan pendanaan yang mencukupi, baik untuk kesiapan pembangunan sarana, pembangunan prasarana, maupun operasi dan pemeliharaan agar keberlanjutan terjamin,” ucap Leonard di Palangka Raya seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 30 September 2025.

Leonard menekankan perlunya integrasi pendanaan dari berbagai sumber, baik APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, dana hibah, CSR maupun masyarakat.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kabupaten/kota harus mendorong pemerintah desa agar dapat mengalokasikan APBDes untuk pembangunan air minum dan sanitasi.

“Keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah desa melalui APBDes, juga sangat penting dalam mendukung pencapaian target ini,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)