BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia atau ISEI Cabang Palangka Raya dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Talkshow bertajuk Penguatan Ekonomi Daerah Berbasis Lokal dan Kearifan Komunitas. Kegiatan ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Lantai 1 Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis.
Gubernur Kalimantan Tengah, yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, turut memberikan dukungan terhadap inisiatif ini. Hadir pula Ketua ISEI Cabang Palangka Raya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta Asisten Direktur Senior Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang mewakili Kepala OJK. Kehadiran para tokoh ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Talkshow ini menjadi wadah dialog konstruktif antara regulator, akademisi, dan masyarakat dalam menggali potensi ekonomi lokal yang berbasis pada kearifan komunitas.
"Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta strategi pengembangan ekonomi yang tidak hanya relevan secara teknis, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai budaya dan sosial masyarakat Kalimantan Tengah," kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya pada Selasa, 30 September 2025.
Dalam sambutannya, perwakilan OJK menekankan pentingnya literasi keuangan dan inklusi ekonomi sebagai fondasi pembangunan daerah. Sementara itu, Bank Indonesia menyoroti peran UMKM dan sektor riil sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang perlu terus didukung melalui kebijakan yang adaptif dan kolaboratif.
Ketua ISEI Cabang Palangka Raya, Ahmad Selanorwanda menyampaikan bahwa sinergi antar-lembaga ini merupakan langkah konkret dalam menjembatani dunia akademik dengan praktik kebijakan ekonomi di lapangan. Ia juga menekankan perlunya riset dan inovasi yang berakar pada kondisi lokal untuk menciptakan solusi yang tepat guna bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, OJK, ISEI, dan Bank Indonesia berharap dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Talkshow ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan gagasan dan aksi nyata demi kemajuan Kalimantan Tengah yang lebih mandiri dan berdaya saing. (TESTI PRISCILLA/j)









