KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas menunjukkan komitmen kuatnya dalam memajukan infrastruktur daerah dengan menggeber pembangunan badan jalan Basarang–Pelabuhan Batanjung.

Proyek vital dengan total panjang lintasan mencapai 54 kilometer ini ditujukan untuk membuka akses strategis menuju kawasan pelabuhan, yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian lokal.

"Untuk tahun anggaran 2025, pekerjaan pembangunan badan jalan difokuskan pada tahap awal sepanjang 25 kilometer. Jalan ini dirancang dengan dimensi yang optimal, yakni memiliki lebar bagian atas 22 meter dan ketinggian timbunan 1,5 meter," ungkap Bupati Kapuas, M. Wiyatno.

Wiyatno sendiri didampingi oleh Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, telah meninjau langsung lokasi pengerjaan sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap progres proyek pada Minggu kemarin.

Pemerintah Kabupaten Kapuas juga berupaya agar pekerjaan pembangunan badan jalan sepanjang 25 kilometer ini dapat rampung sesuai target, yaitu pada Desember 2025. 

Mengingat total panjang jalan adalah 54 kilometer, masih tersisa 29 kilometer yang direncanakan untuk dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya, yaitu 2026. Wiyatno secara terbuka menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat turut mengambil peran.

Bupati Wiyatno berharap sisa pembangunan badan jalan sepanjang 29 kilometer tersebut dapat diakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi. 

Akses jalan yang mulus menuju Pelabuhan Batanjung sangat krusial, tidak hanya sebagai jalur transportasi umum, tetapi juga sebagai urat nadi logistik dan distribusi hasil bumi, terutama dari wilayah produsen padi seperti Terusan di Kecamatan Bataguh. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik dan mempercepat waktu distribusi. (SABRIANOOR/H)