PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau (Pulpis), Ahmad Jayadikarta, memimpin langsung rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Pulpis di Aula Kecamatan Jabiren Raya, Rabu, 1 Oktober 2025.

Jayadikarta menyampaikan, setelah dirinya dilantik sebagai Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) menyerahkan mandat kepadanya untuk menjadi Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Pulpis.

“Pertama kali yang kita lakukan waktu itu adalah membahas anggaran dan melakukan studi banding ke Kabupaten Gunung Mas serta ke Makassar untuk mempelajari langkah-langkah penurunan stunting,” kata Jayadikarta.

Ia menjelaskan, penanganan stunting di Makassar cukup baik karena melibatkan peran aktif CSR dari berbagai perusahaan, terutama sektor perhotelan, yang terlibat langsung dalam program penurunan stunting.

“Saya berharap di Kecamatan Jabiren Raya ini kita bisa bergerak bersama. Kalau pun tidak bisa melibatkan perusahaan, yang terpenting tim percepatan stunting dapat turun langsung bersama tenaga kesehatan dalam kurun waktu 4–5 hari ke depan untuk melakukan tindakan nyata,” ujarnya.

Jayadikarta mengakui, di Kecamatan Jabiren Raya terdapat empat lokus anak stunting, yakni di Desa Simpur, Tanjung Taruna, Saka Kajang, dan Tumbang Nusah. Menurutnya, upaya penanganan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya berharap Kepala Desa dan juga posyandu yang ada di desa benar-benar berperan aktif. Kami sudah menyiapkan anggaran untuk membantu, salah satunya menyediakan makanan gratis bagi anak stunting. Kerja sama antara Kepala Desa dan tim di desa harus terus berjalan,” tutup Jayadikarta (RETHA/j)