PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Hisam Wibowo, memulai masa tugasnya dengan melakukan pemetaan dan konsolidasi internal. Langkah ini dinilai penting untuk mengetahui kondisi nyata di lapangan.

“Langkah pertama yang saya lakukan adalah pemetaan dan konsultasi bersama rekan-rekan di Lapas Palangka Raya. Setelah itu baru kami merumuskan langkah-langkah strategis. Penting bagi kami mengenali persoalan di dalam, di mana kegagalannya, dan tindakan apa yang perlu diambil,” kata Hisam kepada wartawan di Palangka Raya, Rabu, 1 Oktober 2025.

Hisam menargetkan pemetaan awal dapat diselesaikan dalam satu hingga dua minggu. Ia menegaskan akan terjun langsung ke lapangan untuk memahami situasi.

“Saya akan masuk, melihat bagaimana kita lakukan. Tanpa memahami masalah secara menyeluruh, mustahil menyelesaikannya dengan baik,” ujarnya.

Ia menekankan, pemahaman masalah secara komprehensif akan menjadi dasar bagi penyusunan strategi pembenahan. Menurutnya, setiap keputusan harus lahir dari hasil asesmen yang jelas.

Hisam juga menyoroti pentingnya keterlibatan pimpinan dalam memberi teladan bagi jajaran. Dengan begitu, setiap langkah pembenahan bisa berjalan efektif dan konsisten.

“Kami ingin semua berangkat dari pemahaman yang sama sehingga langkah strategis ke depan bisa tepat sasaran,” tutupnya. (HERMAWAN DP/y)