PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisam Wibowo, menegaskan integritas petugas akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya. Ia menyebut, pimpinan harus menjadi teladan agar perilaku anggota tetap terjaga.

“Sebagai pimpinan, saya bersama Kepala Pengamanan Lapas harus menjadi role model: tidak melakukan pelanggaran dan menjalankan tugas dengan benar. Sikap pimpinan sangat mempengaruhi perilaku anggota,” kata Hisam di Palangka Raya, Rabu, 1 Oktober 2025.

Selain fokus pada integritas internal, Hisam juga menyiapkan langkah memperkuat koordinasi dengan instansi eksternal. Sinergi dengan BNN, Kodim, hingga aparat penegak hukum disebutnya mutlak diperlukan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri; dukungan stakeholder mutlak diperlukan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung penanganan warga binaan yang dinilai sulit dibina. Menurutnya, setiap keputusan, termasuk kemungkinan pemindahan, harus melewati asesmen dan koordinasi dengan pimpinan.

“Jika ada oknum binaan yang benar-benar tidak bisa dibina, kami akan koordinasi dengan pimpinan, termasuk Kakanwil atau Dirjen, untuk langkah selanjutnya,” jelasnya.

Hisam menegaskan keterbukaan terhadap media sebagai mitra pengawasan. Ia meminta wartawan memberikan konfirmasi agar masukan yang diterima bisa ditindaklanjuti secara tepat.

“Media sering melihat hal yang tak tampak oleh kami. Masukan itu sangat berharga dan akan kami tindaklanjuti,” tegasnya. (HERMAWAN DP/y)