NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan berbasis agama dengan memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembangunan SMP Swasta Islam Hidayatul Falah di Desa Bumi Agung, Rabu, 1 Oktober 2025.

Peletakan batu pertama gedung sekolah ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Lamandau.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyatakan bahwa keberadaan sekolah Islam akan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan SDM di Kabupaten Lamandau. Ia menekankan bahwa membangun daerah tidak hanya dengan infrastruktur, tetapi juga dengan membangun generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman dengan iman, ilmu, dan akhlak mulia.

"Kami yakin, keberadaan SMP Swasta Islam Hidayatul Falah ini akan memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter generasi muda Lamandau," ujar Rizky.

Ia menambahkan bahwa sekolah ini diharapkan dapat melahirkan anak-anak yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berakhlakul karimah, berkarakter, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah.

Lebih lanjut, Rizky berpesan agar seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ini, baik panitia, yayasan, maupun masyarakat sekitar, agar terus menjaga semangat kebersamaan. Ia berharap, setiap batu yang diletakkan hari ini menjadi amal jariyah, yang pahalanya terus mengalir hingga hari kiamat kelak.

"Saya berharap, pembangunan SMP Swasta Islam Hidayatul Falah ini dapat berjalan lancar dan sukses, serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Lamandau," kata Rizky.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Darul Falah Lamandau yang telah berinisiatif mendirikan SMP Swasta Islam Hidayatul Falah di Desa Bumi Agung. Ia berharap, yayasan ini dapat terus mengembangkan pendidikan Islam di Kabupaten Lamandau.

Dengan dukungan penuh dari Pemkab Lamandau dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan SMP Swasta Islam Hidayatul Falah dapat menjadi lembaga pendidikan unggulan yang menghasilkan generasi muda Lamandau yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (NATALIA KRISTIN/H)