BORNEONEWS, Sampit – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Mariani mengatakan pihaknya akan mengusulkan rehabilitasi Jalan S Parman Sampit dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
“Memang sudah kami bicarakan dengan Dinas SDABMBKPRKP. Saya membuat rekap program yang masuk proposal karena terkadang ada yang terlewat jika tidak ada data. Semua surat maupun usulan lisan masyarakat kami catat untuk dibawa dalam pembahasan nanti,” ujar Mariani, Kamis, 2 Oktober 2025.
Menurutnya, Jalan S Parman memiliki posisi strategis karena posisinya berada di tengah kota dan menjadi akses beberapa sekolah. Namun ironis, jalan yang membentang dari belakang Rumah Jabatan Bupati hingga Pelabuhan Sampit tersebut kini kondisinya memprihatinkan.
Kondisi itu disebut akibat angkutan bermuatan berat lalu lalang di jalan tersebut untuk menuju maupun keluar ke pelabuhan.
“Pemerintah daerah sebenarnya sudah punya rencana memindahkan jalur angkutan barang agar pelabuhan kota lebih fokus pada penurunan penumpang. Tetapi masih ada permintaan dari pihak pelabuhan untuk menyiapkan lahan parkir khusus bagi barang-barang,” imbuhnya.
Mariani menegaskan, pihaknya akan menyampaikan usulan masyarakat dalam rapat pembahasan APBD 2026 yang dijadwalkan pada 20 Oktober mendatang.
“Keinginan saya, sektor infrastruktur dan pertanian benar-benar diperhatikan seperti apa yang diinginkan Presiden. Namun memang entah mengapa hingga saat ini anggaran infrastruktur belum turun,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









