BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 Tingkat Provinsi resmi bergulir di Laboratorium MAN Kapuas pada Kamis, 2 Oktober 2025. Guna memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Samsir, langsung turun tangan melakukan monitoring ketat pada hari pertama gelaran kompetisi bergengsi ini.
OMI 2025 Tingkat Provinsi ini diikuti oleh total 33 peserta terbaik dari berbagai jenjang madrasah, menunjukkan antusiasme tinggi dari para pelajar di Kapuas. Peserta tersebut meliputi 6 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang bersaing di bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta Matematika. Kemudian, 9 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berkompetisi di IPA dan IPS, dan 18 siswa Madrasah Aliyah (MA) bertarung di enam bidang sekaligus, termasuk Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Ekonomi, dan Geografi.
Dalam kesempatan monitoring tersebut, Samsir menekankan bahwa OMI adalah ajang yang jauh lebih besar daripada sekadar adu kemampuan akademik. Menurutnya, OMI adalah sarana vital untuk pembinaan bakat dan potensi siswa madrasah agar mampu mengembangkan keterampilan penting seperti berpikir kritis, kreatif, serta berdaya saing di kancah yang lebih luas.
"Melalui OMI, kita ingin melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global," ujar Samsir.
Semangat kompetisi yang positif turut dirasakan peserta. Fiantika Ayu Lestari, salah seorang peserta dari jenjang MA, mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti lomba Biologi di tingkat provinsi.
"Persaingan memang ketat, tapi saya jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan berprestasi," tuturnya penuh optimisme.
Apresiasi juga datang dari pihak guru pendamping. Awan Winanto, guru pendamping dari jenjang MTs, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Ia menilai OMI melatih siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membangun mental, kedisiplinan, serta kepercayaan diri. Ia juga berharap OMI dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan untuk mencetak lebih banyak siswa berprestasi.
Dengan terlaksananya OMI 2025 tingkat provinsi di MAN Kapuas selama dua hari ini, besar harapan Kementerian Agama Kabupaten Kapuas agar momen ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum kuat untuk terus memotivasi siswa madrasah agar berprestasi dan mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional. (SABRIANOOR/j)









