PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong digitalisasi dan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efektif melalui pelatihan e-BLUD bagi pejabat pengelola Badan Layanan Umum Daerah, di Hotel Aurila Palangka Raya.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menekankan BLUD sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“BLUD hadir untuk memberikan pelayanan yang bermutu, berkesinambungan, serta berdaya saing, sekaligus mendorong kemandirian dan profesionalisme pengelolaan keuangan daerah,” ujar Yuas dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Pelatihan ini sekaligus mengenalkan aplikasi e-BLUD yang memungkinkan integrasi data keuangan, penyusunan rencana bisnis anggaran, serta monitoring dan evaluasi secara transparan dan real time.

Yuas Elko menegaskan, implementasi e-BLUD meningkatkan kapasitas pejabat pengelola BLUD dan mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Peserta diharapkan memahami mekanisme penggunaan aplikasi, meningkatkan kompetensi teknis, dan menerapkan sistem ini secara konsisten di unit kerja masing-masing.

Perkembangan BLUD di Kalteng meningkat signifikan, dari hanya dua BLUD pada 2022 menjadi 69 BLUD pada 2025, mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, dan optimalisasi PAD. (HERMAWAN DP/j)