BORNEONEWS, Pulang Pisau - Diberitakan sebelumnya penemuan Orang terlantar dengan kondisi terikat di dikelurahan Kalawa pada hari Rabu, 1 Oktober 2025 dirujuk okeh Dinas Kesehatan Pulpis ke RSJ Kalawa Atei, Kamis, 2 Oktober sekitar Pukul 10.00 WIB.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pulpis Mimiwati melalui Ketua program Penyakit kejiwaan Hary Rahman menyampaikan, atas sinergi bersama beberapa pihak, merujuk Korban ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei.
"Dari hasil asesmen sementara, korban sangat tidak stabil, mengamuk dan melukai dirinya dengan membenturkan kepala ke tembok," kata Hary.
Selain itu lanjut Hary, korban belum respon dengan baik ketika diajak bicara, sehingga di putuskan bersama untuk merujuk yang bersangkutan ke RSJ.
Dijelaskan Hary, tim yang terlibat dalam penanganan orang terlantar, Dinas Sosial, Kecamatan Kahayan Hilir, Kelurahan Kalawa dan Polsek Kahayan Hilir, Dinas kesehatan Pulang Pisau.
Saat mendapatkan perawatan di RSUD Pulang Pisau, kata Harry, korban harus diikat kaki dan tangannya karena kondisi yang tidak stabil.
"Sulitnya untuk diajak komunikasi juga menjadi paktor penanganan lebih lanjut secara kejiwaan untuk mengetahui kondidi korban, apakah ODGJ atau trauma akibat kekerasan yang dialami sebelumnya," jelas Hary.
Untuk tindak lanjut kedepannya, lanjut Hary masih menunggu hasil dari pemeriksaan kejiwaan dari korban. (RETHA/H)









