BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem halal sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Sunarti mewakili Gubernur Kalimantan Tengah dalam sebuah kegiatan edukasi keuangan syariah yang digelar secara hybrid.
Dalam sambutannya, Sunarti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa sektor halal memiliki potensi besar dalam membentuk ekonomi yang kokoh, terpercaya, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah terbangun. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi syariah di daerah,” ujar Sunarti dalam rilis OJK Kalteng pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Pemerintah daerah, lanjut Sunarti, secara konsisten mendorong percepatan ekosistem halal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi lokal yang perlu difasilitasi agar mampu bersaing di pasar halal nasional maupun global. Dukungan terhadap pelaku usaha ini dinilai penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkeadilan.
Keberadaan Halal Center di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya disebut sebagai salah satu elemen strategis dalam penguatan ekosistem halal di Kalimantan Tengah. Sunarti berharap lembaga tersebut dapat menjadi pusat kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan pelaku industri.
“Kami berharap Halal Center mampu menjadi katalisator dalam mendorong inovasi dan akselerasi industri halal di wilayah ini,” katanya.
Sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor keuangan seperti OJK dan Bank Indonesia dinilai krusial dalam membangun ekosistem halal yang terintegrasi. Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya keuangan syariah dan industri halal dalam pembangunan ekonomi daerah.
Dengan dukungan lintas sektor dan komitmen berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis ekosistem halal dapat menjadi pilar penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya, melalui kerja sama yang erat dan berkesinambungan, ekosistem halal akan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif dan berdaya saing,” tutur Sunarti. (TESTI PRISCILLA/H)









