BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat, 3 Oktober 2025, dimeriahkan dengan penampilan tari kolosal yang melibatkan 500 pelajar SMP se-Kecamatan Arut Selatan (Arsel).
Kepala Dinas Pendidikan Kobar, Muhammad Alamsyah, menjelaskan bahwa tari kolosal dengan tema Kobar Berbudaya ini menjadi simbol persatuan budaya di Kobar.
“Konsep yang diangkat adalah perpaduan antara budaya pesisir dan pedalaman. Jadi, dua kebudayaan besar yang ada di Kobar ini disatukan dalam satu panggung,” jelasnya.
Menurut Muhammad Alamsyah, persiapan penampilan ini memakan waktu cukup panjang. “Anak-anak sudah berlatih selama 1,5 bulan. Prosesnya intensif, karena jumlah peserta cukup banyak dan koreografinya juga kompleks,” jelasnya.
Alamsyah menambahkan, tari kolosal ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga kolaborasi dengan seniman lokal.
“Koreografi disusun bersama oleh beberapa penggiat seni dari berbagai sanggar di Kobar. Jadi, selain pelajar, para seniman juga ikut memberi warna agar penampilan semakin berkesan,” jelasnya.
Alamsyah berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku dalam melestarikan budaya lokal,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









