BORNEONEWS, Palangka Raya – Kehadiran Duta Mall Palangka Raya dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah.
Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung menegaskan bahwa manfaat keberadaan pusat perbelanjaan ini tidak hanya dirasakan oleh pihak pengelola mall dan tenant di dalamnya, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor lain.
Menurutnya efek berganda yang ditimbulkan dari aktivitas ekonomi di Duta Mall dapat menjadi pendorong roda perekonomian lokal.
“Perputaran ekonomi tidak hanya dinikmati oleh mall dan tenant, tetapi juga berdampak ke UMKM lokal, transportasi, jasa, hingga sektor pariwisata,” ujar Nenie, Jumat, 3 Oktober 2025.
Ia mencontohkan keberadaan mall tersebut memicu peningkatan konsumsi masyarakat terhadap produk lokal. Banyak pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan untuk bermitra, baik melalui penyediaan produk makanan khas, kerajinan tangan, maupun layanan jasa pendukung lainnya.
Selain itu, sektor transportasi juga ikut merasakan keuntungan. Tingginya mobilitas masyarakat yang datang ke mall meningkatkan permintaan terhadap angkutan umum, ojek daring, maupun jasa parkir di sekitar kawasan tersebut. Hal ini memberi tambahan penghasilan bagi para pelaku transportasi lokal.
Nenie menambahkan, geliat ekonomi yang tercipta turut memunculkan peluang usaha baru. Kehadiran pengunjung dari luar kota mendorong sektor pariwisata dan perhotelan untuk berkembang, sekaligus memperkenalkan Kota Palangka Raya sebagai destinasi wisata belanja dan rekreasi.
Namun ia mengingatkan agar perkembangan ini tetap dikelola dengan bijak. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa keberadaan Duta Mall benar-benar memberi ruang bagi UMKM lokal untuk tumbuh, bukan sekadar menjadi tempat bagi brand besar dari luar daerah.
“Perlu ada sinergi antara pemerintah, pengelola mall, dan pelaku usaha lokal, agar pertumbuhan ekonomi ini seimbang dan bermanfaat bagi masyarakat Palangka Raya secara luas,” tegasnya.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, Nenie optimistis Duta Mall dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi kota, sekaligus memperkuat daya tarik Palangka Raya di mata investor maupun wisatawan. (MARINI/R)









