BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga yang bermukim di Jalan Cilik Riwut, Gang Damai, Kuala Kapuas, menyampaikan keluhan keras atas maraknya aktivitas pembuangan sampah sembarangan oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab. Tumpukan sampah tersebut kini terlihat menumpuk di sisi jalan, menimbulkan pemandangan yang buruk dan bau yang sangat tidak sedap.
Tumpukan sampah ilegal ini dikhawatirkan merusak estetika lingkungan sekitar dan menciptakan kesan kumuh. Salah satu warga setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya melihat perilaku yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Warga tersebut juga menyayangkan sikap warga yang memilih membuang sampah sembarangan padahal tersedia pilihan pengelolaan sampah yang mudah dan murah.
"Apa susahnya, berlangganan petugas pembuang sampah yang sehari-hari pakai tossa itu, cuma 30 ribu sebulan," ucapnya pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Kondisi tersebut membuat warga merasa lingkungan tempat tinggal mereka terkesan tidak terawat.
"Rusak pemandangan seperti ini, seperti kampung kumuh," tambahnya.
Merasa habis kesabaran, warga Gang Damai kini mengambil tindakan tegas. Mereka mewanti-wanti bahwa di sekitar kawasan tersebut telah dipasang CCTV. Warga yang marah tidak akan segan-segan untuk memviralkan wajah siapapun yang nekat membuang sampah di sekitar area tersebut.
Ancaman ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku agar menghentikan praktik pembuangan sampah ilegal. Warga berharap langkah ini dapat memberikan efek jera, sehingga lingkungan Gang Damai dapat kembali bersih, dan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat terbentuk di kalangan masyarakat. (SABRIANOOR/j)









