PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Biro Organisasi Setda Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Asistensi Penyusunan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) di Aula BKD Provinsi Kalteng.

Kegiatan diikuti oleh 98 peserta, terdiri dari pejabat struktural, fungsional, dan pelaksana yang menangani kepegawaian di lingkungan Pemprov Kalteng.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman, menyamakan persepsi, dan memberikan pendampingan teknis dalam penyusunan serta pemanfaatan SIASN yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Kepala BKD Provinsi Kalteng, Lisda Arriyana, menegaskan pentingnya digitalisasi birokrasi.

“Melalui implementasi SIASN, kita berharap tata kelola kepegawaian di Provinsi Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sesuai prinsip digitalisasi birokrasi. Dengan begitu, pelayanan kepegawaian bagi ASN maupun masyarakat bisa lebih cepat, tepat, dan transparan,” ungkap Lisda Arriyana di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Kegiatan asistensi menghadirkan narasumber internal BKD dan kolaborasi dengan Biro Organisasi, dengan fokus pada analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK) yang akan diintegrasikan dalam SIASN.

Sinergi ini diharapkan menjadikan pengelolaan manajemen ASN semakin transparan, seluruh data kepegawaian terintegrasi secara digital, serta pelayanan publik oleh ASN Kalteng lebih prima.

Kolaborasi BKD dan Biro Organisasi menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam mewujudkan ASN BerAKHLAK dan transformasi digital kepegawaian. (HERMAWAN DP/j)