BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas telah menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Implementasi Aplikasi Srikandi dan Sosialisasi Layanan Pengelolaan Arsip Keluarga (LAPAK) di beberapa Kecamatan Kapuas.
Kegiatan penting ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di bidang kearsipan, serta mendukung inovasi layanan arsip keluarga yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas.
Salah satu kegiatan pendampingan dan sosialisasi tersebut berlangsung di Kecamatan Bataguh pada Kamis kemarin. Acara tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah kabupaten untuk menciptakan tata kelola arsip yang lebih tertib, efisien, dan akuntabel, mulai dari tingkat pusat pemerintahan hingga ke desa dan kelurahan.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas, Aswan, telah menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta serta dukungan dari pihak Kecamatan Bataguh. Menurutnya, antusiasme di Bataguh merupakan modal penting.
"Kegiatan yang telah dilaksanakan dapat menjadi awal yang baik dalam memperkuat budaya tertib arsip di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas," tukas Aswan, Jumat, 3 Oktober 2025.
Dalam sesi tersebut, para peserta diberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan Aplikasi Srikandi yang terintegrasi dengan sistem nasional, serta penjelasan mendalam mengenai mekanisme dan manfaat dari layanan LAPAK.
Sementara itu, Camat Bataguh, Syuryadin, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Camat Bataguh menilai bahwa implementasi Aplikasi Srikandi sangat krusial dalam meningkatkan efisiensi tata kelola administrasi pemerintahan dan menciptakan sistem kearsipan yang akuntabel.
Syuryadin juga menyoroti pentingnya program LAPAK, yang dinilai sangat bermanfaat dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan arsip keluarga secara mandiri dan sistematis.
"Kami menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Semoga menjadi langkah awal yang baik untuk mendorong digitalisasi tata kelola arsip hingga ke tingkat desa dan kelurahan," ucapnya. (SABRIANOOR/H)









