BORNEONEWS, Kapuas – Cuaca buruk berupa hujan deras diselingi hujan es serta angin kencang telah melanda wilayah Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, pada Jumat sore, 3 Oktober 2025.
Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini menyebabkan kerusakan signifikan pada puluhan rumah warga di beberapa desa.
Informasi mengenai insiden ini mulai diterima oleh tim relawan dan publik tak lama setelah kejadian, sekitar pukul 16.08 WIB, yang dikonfirmasi oleh warga setempat. Laporan awal segera mengindikasikan bahwa dampak bencana ini cukup luas dan parah, terutama kerusakan yang menimpa rumah-rumah warga.
Dari informasi yang dihimpun tim relawan, beberapa lokasi yang terdampak parah meliputi Trans A5, A1, A4 (Desa Harapan Baru), B1, dan B2. Desa A5 dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat signifikan.
"Kondisi di A5 cukup parah, rata-rata rumah kena semua, bahkan ada yang mengalami kehancuran total," ungkap warga setempat menginformasikan.
Secara umum, kerusakan yang dialami bangunan warga didominasi oleh kerusakan parah pada bagian atap, di mana seng dan material penutup lainnya terlepas diterbangkan angin kencang.
Selain merusak rumah dan bangunan, angin kencang dan hujan es juga menyebabkan gangguan serius pada akses transportasi di desa-desa tersebut. Pohon-pohon besar tumbang dan melintang di jalan, membuat jalan desa di sejumlah titik tidak bisa dilalui kendaraan dan menghambat upaya penanganan awal.
Pasca-kejadian, warga dan relawan setempat segera berkoordinasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat, meski saat ini masih terkendala gangguan jaringan komunikasi. (SABRIANOOR/H)









