KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pasca bencana puting beliung yang menghantam Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung pada Sabtu sore, 13 Oktober 2025, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas segera melancarkan upaya penanganan darurat. 

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandiangan mengungkapkan bahwa bencana yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini menyebabkan kerusakan pada 143 unit rumah dan puluhan fasilitas umum, mendorong BPBD untuk segera berkoordinasi dengan perangkat desa.

"Prioritas utama tim saat ini adalah melakukan kaji cepat di lokasi terdampak, menyalurkan bantuan logistik dasar, serta memastikan akses jalan kembali terbuka," ungkapnya, Sabtu malam.

Langkah awal yang dilakukan oleh Pusdalops-PB BPBD Kapuas adalah melakukan koordinasi intensif kepada para kepala desa yang terdampak di Desa Bentuk Jaya, Bina Jaya, Harapan Baru, Rawa Subur, dan Suka Reja.

Para Kepala Desa bersama perangkatnya berperan krusial dalam tahap awal penanganan. Mereka bertugas melaksanakan pendataan kerusakan secara detail untuk memvalidasi laporan awal.

Selain pendataan, mereka juga langsung bergerak melakukan pembersihan pohon-pohon tumbang yang melintang di jalan umum, sebuah langkah vital untuk memulihkan akses transportasi ke desa-desa yang terisolasi.

Terkait korban, satu jiwa yang mengalami luka ringan di Desa Suka Reja, Kecamatan Kapuas Murung, telah mendapatkan tindakan cepat dari tenaga kesehatan. 

Sementara itu, tim TRC BPBD Kabupaten Kapuas langsung menuju lokasi untuk melaksanakan kaji cepat. Kaji cepat ini penting untuk memetakan kebutuhan mendesak para korban.

Selain itu, tim juga telah mulai menyalurkan bantuan logistik kebutuhan dasar kepada 149 KK yang tersebar di kedua kecamatan tersebut.

Meski upaya penanganan dilakukan secara maksimal, kondisi di lapangan masih menghadapi hambatan.

Hingga pukul 20.00 WIB, aliran listrik di beberapa lokasi masih padam, yang menyulitkan tim TRC dan perangkat desa dalam melanjutkan pendataan secara menyeluruh. 

BPBD Kapuas terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dasar sambil melanjutkan proses pendataan dan penyaluran bantuan. (SABRIANOOR/R)