BORNEONEWS, Sampit - Modus penipuan mengatasnamakan agen beras sedang marak terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Mama Aprilia salah satu pemilik toko di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang hampir saja menjadi korban para oknum tak bertanggung jawab.
"Kami memang sedang mencari beras, kami lihat di medsos. Kemudian ada yang menawarkan beras dengan harga murah Rp 105 ribu per 10 kilogramnya," katanya.
Itu ia ungkapkan saat ditemui di tokonya pada Jumat (4 Oktober 2025) di tokonya yang berada di Kelurahan Tanah Mas.
Ia menyampaikan oknum dengan whatsapp berfoto beras itu mengaku agen beras. Sehingga dirinya memesan beras kemasan 10 kg sebanyak 25 kemasan untuk diantar ke tokonya. Sementara untuk pembayaran dilakukan secara ditransfer ke oknum tersebut.
"Katanya, nanti anak buahnya yang ngantar beras jadi pembayarannya langsung ditransfer saja ke dia," terangnya.
Namun seiring waktu dirinya mulai curiga karena yang mengaku agen beras dengan suara laki-laki itu terus menelpon menanyakan pengantaran beras.
Tidak berselang lama, beras dengan merk Makmur tiba ke tokonya dengan jumlah sesuai pesanan. Semakin ganjal, orang yang mengantar beras tersebut merupakan langganan dirinya sebelumnya.
"Jadi saya tau sama beras itu, karena memang saya menjual beras itu. Waktu saya tanya, ini sama pemiliknya langsungkan? Dijawab iya , terus siapa yang menghubungi kami tadi dan harganya beda," ujarnya.
Ia menyebut beras yang ia terima per 10 kgnya diharga Rp142 ribu. Ini yang menambah kecurigaan karena jauh berbeda dengan harga yang ditawarkan sebelumnya. Menurutnya, harga tersebut sesuai dengan harga di pasaran.
"Ternyata oknum itu mengaku pemilik toko dengan agen beras di Sampit. Jadi pembayaran minta ditransfer karena yang di toko hanya ada karyawan. Melihat hal ganjal ini, kami sadar ini penipuan, sehingga pembayaran kami lakukan cash di toko. Seandainya kami transfer ke rekening orang itu, bisa-bisa tidak diteruskan ke agen beras. Jadi saya imbau kepada para pedagang untuk selalu hati-hati saat bertransaksi," tutupnya. (DEVIANA/r)









