BORNEONEWS, Sampit – Kegiatan Pendidikan Politik dan Temu Kader Partai Gerindra Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen membangun daerah dan menumbuhkan kesadaran politik yang beretika.
“Melalui pendidikan politik dan temu kader, kita dapat membangun pemahaman politik yang lebih matang, menumbuhkan kebersamaan, serta memperkuat komitmen dalam berkontribusi untuk memajukan daerah dan bangsa,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati saat menghadiri pembukaan kegiatan yang digelar di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu, 4 Oktober 2025.
Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Irawati menilai, forum kaderisasi partai seperti ini sangat strategis dalam membangun pemahaman politik yang dewasa dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Irawati menegaskan, politik seharusnya menjadi sarana untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, bukan tujuan akhir. Karena itu, ia berharap para kader Partai Gerindra dapat menjadi teladan dalam menjalankan politik yang santun, beretika, dan berpihak pada rakyat.
“Politik adalah jalan untuk membangun daerah dan negara. Saya berharap kader Gerindra bisa menjadi contoh dalam menerapkan politik yang beradab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Kotim memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari sumber daya alam, manusia, hingga kearifan lokal. Semua potensi tersebut perlu dikelola dengan semangat persatuan dan gotong royong.
“Saya mengajak kita semua untuk menjaga persatuan, karena hanya dengan bersatu kita mampu mewujudkan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam membangun bangsa yang kuat, maju, berdaulat, dan sejahtera,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Irawati menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim siap berkolaborasi dengan seluruh elemen, termasuk partai politik, dalam melaksanakan program-program yang berpihak kepada rakyat.
“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kotim, Juliansyah, mengatakan kegiatan temu kader ini merupakan agenda rutin sekaligus ajang mempererat silaturahmi pasca pelaksanaan Pileg, Pilpres, dan Pilkada.
“Temu kader ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan menyebarluaskan visi-misi Presiden Prabowo Subianto. Beliau selalu menegaskan agar kita bersatu padu membangun Indonesia dan daerah masing-masing,” ungkap Juliansyah.
Ia menambahkan, salah satu fokus utama yang ditekankan oleh DPP Partai Gerindra adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan terus dilanjutkan. Bahkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk memperluas pelaksanaannya secara nasional.
“Presiden sudah menegaskan bahwa program makan bergizi gratis tetap berjalan. Untuk tahun 2026, diperkirakan sekitar Rp383 triliun akan digelontorkan secara nasional, termasuk untuk membangun dapur MBG di Kotim,” tuturnya.
Juliansyah menambahkan, nantinya akan ada 5–6 kader Gerindra yang ditugaskan di setiap dapil di Kotim untuk memastikan pelaksanaan program tersebut berjalan optimal.
Selain itu, Juliansyah menyoroti kondisi fiskal daerah yang terdampak penurunan dana transfer dari pusat hingga mencapai Rp383 miliar. Ia berharap pemerintah daerah dan DPRD bisa bersama-sama mencari solusi untuk mengatasi tantangan ini.
“Kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pembangunan. Namun, penurunan dana pusat tentu menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Menurutnya, Gerindra Kotim akan segera menggelar pertemuan internal untuk membahas strategi menghadapi tantangan fiskal sekaligus memperkuat peran partai dalam mendukung pembangunan daerah. (DEWI PATMALASARI/j)









