PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua Lembaga Perempuan Dayak (LPD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Andriani menyampaikan, LPD dibawah naungan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), sedang merancang Program Sekolah Lapang.

"Sekolah Lapangan ini nantinya, memberdayakan perempuan dan anak-anak muda Dayak yang diintegrasikan dengan program pemerintah berupa perhutanan sosial," kata Andriani, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Melalui Sekolah Lapang kata Andriani, para peserta, khususnya perempuan Dayak, dilatih dan didampingi sehingga kedepannya dapat mengolah dan memanfaatkan lahan yang dimilikinya, maupun diperoleh melalui Program Perhutanan Sosial.

Lahan tersebut lanjut Andriani, nantinya untuk aktivitas pertanian, perkebunan dan peternakan sekaligus menjaga, merehabilitasi lahan dengan tanaman-tanaman tegakan umur panjang sebagai tanaman hutan atau perkebunan.

Selain itu Sekolah Lapang kata Andriani, akan mengembangkan aktivitas pemberdayaan, berupa pelatihan dan pendamping oleh fasilitator produksi berbasis teknologi tepat guna, pemasaran sinergi antara akademisi, pengusaha, pemerintah dan komunitas serta akses modal. (RETHA/j)