BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya kini resmi dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Riduan. Ia ditunjuk untuk mengisi kekosongan jabatan setelah Kepala Dinas sebelumnya, Andjar Hari Purnomo, memasuki masa purna tugas. Penunjukkan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas dan keberlanjutan program pelayanan kesehatan di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.
Riduan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya akan merangkap dua jabatan sementara waktu. Pemerintah kota menilai pengalaman dan kinerjanya selama ini mampu menjadi modal penting dalam memimpin Dinas Kesehatan di masa transisi.
Dalam keterangan resminya, Riduan menyampaikan komitmennya untuk fokus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia menilai bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu layanan publik paling krusial yang harus terus ditingkatkan, baik dari sisi sarana, tenaga medis, maupun akses bagi masyarakat di seluruh wilayah Palangka Raya.
“Fokus utama kami adalah memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal dan bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami juga akan memperkuat koordinasi dengan seluruh puskesmas, rumah sakit, serta tenaga kesehatan agar mutu pelayanan semakin baik,” ujar Riduan, Sabtu, 4 Oktober 2025.
Riduan juga menekankan pentingnya peningkatan sistem manajemen kesehatan berbasis data, terutama dalam upaya pencegahan penyakit menular dan penanganan stunting. Menurutnya, data yang akurat akan memudahkan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Selain itu, ia berencana memperluas layanan kesehatan ke wilayah pinggiran dan daerah dengan akses terbatas. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai tanpa terkendala jarak atau fasilitas.
"Saya berharap agar pelayanan kesehatan di Palangka Raya semakin cepat, profesional, dan merata. Langkah kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan visi Palangka Raya sebagai kota sehat dan sejahtera," pungkasnya. (MARINI/j)









