SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Juliansyah menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa program makan bergizi gratis (MBG) bagi anak sekolah akan terus dilanjutkan. Program tersebut menjadi salah satu prioritas nasional dalam peningkatan gizi dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Kotim.

“Kami diperintahkan bahwa program makan bergizi gratis tetap dilanjutkan. Beberapa minggu lalu kami ke Jakarta dan sudah mendapat kepastian dari pusat bahwa apapun bentuknya, program ini tidak akan dihentikan,” ujar Juliansyah, Minggu, 5 Oktober 2025.

Juliansyah menyampaikan, meskipun sempat muncul sejumlah pemberitaan di media, terutama dari daerah Jawa, mengenai kendala pelaksanaan, Presiden Prabowo Subianto langsung mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan.

“Walaupun di beberapa daerah muncul persoalan, Presiden Prabowo langsung memanggil pihak terkait untuk melakukan evaluasi. Arahnya jelas, program makan bergizi gratis tetap jalan dan diperbaiki agar pelaksanaannya lebih baik,” kata politisi Gerindra tersebut.

Menurut Juliansyah, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp383 triliun untuk tahun 2026 yang akan digunakan untuk pembangunan dapur dan distribusi makanan bergizi gratis di seluruh Indonesia. Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan kader Gerindra di tingkat kabupaten.

“Untuk tahun 2026 nanti, sekitar Rp383 triliun akan digelontorkan untuk memperkuat infrastruktur dapur makanan bergizi gratis di seluruh Indonesia. Kotim tentu menjadi salah satu daerah yang akan menerima manfaatnya,” imbuhnya. 

Ia juga menegaskan, Gerindra Kotim telah menyiapkan 5 hingga 6 kader partai yang akan ditempatkan di berbagai daerah pemilihan (Dapil) untuk memastikan pelaksanaan program makan bergizi gratis berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Termasuk di Kotim tidak lama lagi nanti akan ada kader Gerindra ada 5 hingga 6 yang dibagi dalam Dapil mana saja untuk memberikan program makan bergizi gratis," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)