BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suasana meriah menyelimuti Stadion Sepak Bola Sport Center Pangkalan Bun saat Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah, secara resmi membuka Kobar Expo 2025, Minggu, 5 Oktober 2025.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-66 Kabupaten Kobar ini menjadi wadah promosi pembangunan daerah sekaligus ajang bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk unggulan lokal dan memperluas pasar.
Dalam sambutannya, Bupati Kobar, Nurhidayah menegaskan bahwa Kobar Expo bukan sekadar pameran tahunan, melainkan momentum penting untuk menggerakkan ekonomi daerah dan mendorong UMKM lokal agar naik kelas serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
"Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan penggunaan dan pemasaran produk dalam negeri, mempromosikan produk unggulan daerah agar memiliki akses pasar lebih luas, serta memfasilitasi pelaku UMKM dalam memperkenalkan produk mereka," ujarnya
Kobar Expo dilaksanakan selama delapan hari, mulai 5 - 12 Oktober 2025, pameran ini menampilkan berbagai sektor pembangunan dan potensi ekonomi daerah yang dikemas menarik bagi masyarakat.
Dengan diikuti oleh 80 peserta dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan pihak swasta. Selain itu, sebanyak 120 pelapak UMKM turut ambil bagian dengan berdagang produk unggulannya.
Lebih lanjut, Nurhidayah menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Kobar menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah. Selama lebih dari enam dekade, Kobar telah menorehkan berbagai kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga ekonomi.
“Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras jajaran birokrasi yang kompeten, loyal, dan profesional, serta partisipasi seluruh elemen masyarakat yang senantiasa mendukung pembangunan daerah,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati Kobar memberikan apresiasi khusus kepada para pelaku UMKM yang berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian lokal.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk terus menciptakan regulasi yang mendukung pertumbuhan UMKM agar mampu bersaing secara sehat dan berkelanjutan di pasar yang semakin kompetitif,” tegas Nurhidayah.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Ia berharap kegiatan ini menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan Marunting Batu Aji yang berdaya saing dan maju.
“Mari kita bulatkan tekad, satukan semangat, dan bergandengan tangan untuk membawa Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi daerah yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat provinsi dan nasional, tetapi juga internasional,” pungkasnya. (NURITA/H)









